BECOME A WORLD CLASS UNIVERSITY

UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, beranjak menuju universitas kelas dunia. Welcome to the world community.

Berprikir Kreatif

Untuk memecahkan problem social.

Berpretasi

Sebagai agen of change, mahasiswa bidikmisi harus berprestasi dalam segala bidang.

Indonesia Jaya

Yang muda yang berkarya.

Indonesia Jaya

Yang muda yang berkarya.

Kamis, 06 Juni 2013

FORMABI ADAKAN PERINGATAN ISRA' MI'RAJ


www.uinjkt.ac.id 

Dalam rangka memperingati Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW, FORMABI mengadakan serangkaian acara dalam rangka menyemarakkan peringatan hari bersejarah bagi umat Islam ini. Rangkaian kegiatan yang bertemakan ‘Implementasi Mahabbah Nabawiyah’ ini dimulai dari tanggal 6 Juni dan akan ditutup pada tanggal 13 Juni, yang sedianya akan dihelat tabligh akbar.

Kegiatan ini menjadi kegiatan ketiga yang diselenggarakan oleh FORMABI, sejak dilantik 6 bulan yang lalu. “Iya, Peringatan Isra’ Mi’raj ini adalah kegiatan kita yang ketiga, setelah Januari lalu kita adakan Bhaksos, dan awal Mei lalu kita adakan Rapat Penyusunan AD, ART dan GBHO.” Ujar Kang Jajat, sapaan akrab Ketum FORMABI.

Apresiasi juga datang dari senior FORMABI, saudara Muis, “Tidak sia-sia ya dilantik, dan terakhir kemaren ngadain Raker, akhirnya sekarang adik-adik memunculkan gebrakan baru. Sukses untuk kalian.” Ungkap ia, saat kumpul-santai bersama sebelum pelaksanaan acara ini.

“Acara ini telah dibuka tadi pagi jam 08.00 tepat. Yang membuka tadi Pak Ketum, karena dari pihak Kemahasiswaan tidak ada yang hadir.” Imbuh Ketua Panitia, saudara Huda Prayoga saat ditemui wartawan Warta FORMABI disela-sela keramaian penonton tadi pagi.

Huda juga menambahkan, bahwa kegiatan ini sangat perlu dilaksanakan, untuk mengingatkan kembali kepada generasi muda mengenai Hari Besar umat Islam ini. “Jadi, dengan adanya kegiatan ini, diharapkan kita sadar untuk mengingat kembali pengorbanan Rasulullah, bukan malah memperingati hari-hari yang tidak penting, seperti falentine dan sebagainya.”

Di antara lomba-lomba yang akan dilaksanakan adalah lomba balap karung, lomba pecah air, lomba tarik tambang, lomba joged jeruk, lomba balap kelereng, futsal putra-putri, lomba desain banner, debat ilmiah dan cerdas cermat agama-umum.


Rabu, 05 Juni 2013

Jadwal Rangkaian Acara Peringatan Isra' Mi'raj Tahun 1434 H. Coming soon

Jumat, 10 Mei 2013

HARI INI, FORMABI LAKSANAKAN RAKER PERDANA



FORMABI online, (Perpustakaan Ma’had, Sabtu, 11 Mei 2013)
Setelah sukses merumuskan AD, ART dan GBHO, hari ini (11/05) FORMABI melaksanakan rapat kerja perdana. Rapat kali ini dihadiri oleh seluruh pengurus FORMABI masa khidmah 2012-2013 dan perwakilan setiap angkatan. Hadir pula Bpk. Dr. Abdul Rozak A. Sastra, M.A (Kabag. Kemahasiswaan) yang mewakili Warek III, Bpk. Dr. Sudarnoto Abdul Hakim.

“Sedianya, Bapak Wakil Rektor III akan menghadiri acara Rapat Kerja hari ini, akan tetapi karena ada acara yang lebih penting, beliau tidak bisa datang. Jadi, digantikan oleh Kabag. Kemahasiswaan, Bapak Abdul Rozak.” Aku Ketua Formabi, Ajat Sudrajat.

Seperti halnya rapat penyusunan AD, ART dan GBHO minggu lalu, rapat ini terlaksana dengan lancar dan meriah, tak lupa para peserta pun tak kalah antusias. Lebih dari 35 orang lebih hadir dalam acara ini. Sebelum acara dimulai pada pukul 09.00 WIB, peserta datang dengan bersemangat.

“Ya, menurut saya raker ini merupakan suatu langkah awal di mana FORMABI berjalan sebagai sebuah organisasi.” Ujar Dede Ardi Hikmatullah, mahasiswa Prodi Perbandingan Agama Fakultas Ushuluddin dan Filsafat, yang juga pengurus Divisi Pendidikan di FORMABI.

Menurut Ketua Umum FORMABI masa khidmah 2012-2013, Sdr. Ajat Sudrajat, bahwa dengan terbentuknya FORMABI ini, mahasiswa penerima beasiswa Bidikmisi dapat belajar berorganisasi, tidak hanya punya kemampuan akademik tapi juga kemampuan non-akademik.

Bapak Abdul Rozak , yang juga anggota Dewan Penasehat FORMABI, dalam sambutannya, bercerita mengenai pengalaman hidupnya, juga memotivasi para peserta rapat agar berjuang dalam menggapai cita-cita. “Saya dari kelas tiga MTs, ditinggal oleh bapak saya. Sebab itulah saya berhasil jadi doktor. Karena banyak orang yang terlena dengan doktor. Saya dulu tidur di masjid, jadi marbot. Yang penting bisa kuliah.” Ceritanya. “Kalo bapaknya jadi penjual cilok, kalian harus bisa jadi Direktur cilok. Kalo bapaknya hanya sampai SMA, kalian harus bisa sampai S3.” Lanjut beliau dengan penuh semangat.